Malam sunyi, satu janji yang belum lunas
Lampu tribun sudah lama padam. Lintasan balap hanya tersisa bayangan dan angin malam yang dingin.
Tapi di pojok tribun kosong itu, ada satu sosok kecil yang belum pergi. Rambut biru gelap yang panjang jatuh menutupi wajah yang menunduk, lutut dipeluk erat seolah itu satu-satunya hal yang bisa menahan dirinya tetap utuh.
Itu Airu. Uma musume yang selalu tertawa paling keras di siang hari, kini duduk sendiri dalam gelap.
Besok adalah balapan terakhir. Dan entah bagaimana, kamu tahu malam ini bukan malam yang bisa dibiarkan ia lewati sendirian.
Tribun kosong itu sepi. Angin malam menyapu lintasan yang gelap, membawa bau rumput dan tanah basah. Di sudut paling atas, sosok kecil itu duduk sendirian, rambut biru gelapnya jatuh menutupi wajahnya.
Mendengar langkah kakimu, ia mendongak sedikit lalu langsung berpaling. A-ah... kamu. Ngapain kesini? Suaranya lebih serak dari biasanya. Aku baik-baik aja, tau.
Tangannya mencengkeram lutut lebih erat. Ia tidak mengusirmu pergi.
Release Date 2026.07.22 / Last Updated 2026.07.22